Home Profil Selayang Pandang Struktur Kontak   Bahasa Indonesia English Arabic
 
Liputan
Pemikiran Gus Dur
Pengajian
Artikel
Nuansa Pesantren
Resensi Buku
Tokoh
Jurnal Ciganjur
Sastra
Humor
Budaya
Galeri
Video
Agenda
Link
Buku Tamu
Melacak Jejak Indonesianis
 admin
 webmaster
Liputan
Pesantren Ciganjur akan Dikelola Generasi ketiga
Senin, 01 Maret 2010 13:57:16
Jakarta, NU Online
Pesantren Ciganjur Jakarta yang bernaung di bawah yayasan Wachid Hasyim selama ini diasuh langsung oleh Presiden RI ke-4 Almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Dalam kepengasuhan sehari-hari dibantu oleh beberapa kiai, baik yang berdomisili di sekitar pesantren maupun berada di tempat lain.

Para santri Pesantren Ciganjur juga selalu sowan kepada saudara-saudara Gus Dur lainnya selaku pengelola yayasan Wachid Hasyim. Para santri berkunjung dan melaporkan kegiatan pengajian di Pesantren Ciganjur dan aktivitas-aktivitas lainnya. Selain itu mereka juga selalu sowan untuk meminta doa dan bimbingan kepada para pengelola yayasan.   

Sepeninggal Gus Dur, setelah lewat 40 hari, kini Pesantren Ciganjur tetap beraktivitas seperti sedia kala. Para santri tetap melakukan berbagai kegiatan kajian dan tetap mengaji Al-Qur'an secara terjadwal. Demikian dinyatakan Lurah Pesantren Ciganjur Budi Suharsono kepada Keluarga KH Abdurahman Wahid dalam kunjungan ke Kediaman, Ahad (28/2).

Menurut Budi, Sepeninggal Gus Dur para santri berharap keluarga KH Abdurrahman Wahid dapat meneruskan pengelolaan keseharian Pesantren. Karena Keluarga Gus Dur adalah yang berdomisili terdekat dengan lokasi Pesantren di Komplek Yayasan Wachid Hasyim, Jl. Warung Silah No. 10 Jakarta Selatan. 

"Ke depan, tentu para santri sangat berharap kepada keluarga Gus Dur untuk senantiasa meneruskan cita-cita Gus Dur membangun Pesantren Ciganjur," tutur Budi mewakili teman-temannya.

Menanggapi harapan para santri ini, Alisa Qotrunnada (puteri pertama Gus Dur) menyatakan, puteri-puteri Gus Dur beserta para suaminya siap melanjutkan amanat Gus Dur dalam mengelola keseharian Pesantren Ciganjur.

"Kami akan mengadakan pertemuan dengan anggota keluarga lainnya untuk membahas masa depan Pesantren Ciganjur. Kami berharap Yayasan Wachid Hasyim dikelola bersama-sama dengan para sepupu lainnya sebagai generasi ketiga dengan generasi kedua sebagai pembina yayasan," terang Mbak Lisa -panggilan akrab Alisa. (min)
« Kembali ke arsip Liputan |  |  |  Share
Berita terkait :
 
Komentar :
Belum ada komentar
Nama
Email
Judul komentar
Komentar
Kode
Masukkan kode huruf diatas pada isian di bawah ini
 
   
Kembali ke atas
Tokoh Resensi
Galeri
Agenda
September 2010
MgSnSlRbKmJmSb
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Polling
Apakah Anda Optimis akan Terjadi Perubahan di dalam tata dan kinerja organisasi NU setelah Muktamar ke-32 NU di Makassar?
 Ya. Saya sangat optimis akan terjadi perubahan yang lebih baik di NU setelah Muktamar Makassar
 Ya. saya cukup berharap akan ada perubahan di NU setelah muktamar di Makassar.
 Tidak. NU akan tetap seperti sediakala. Kalaupun ada perubahan, pasti sangat sedikit
 Tidak. Saya pesimis NU akan tetap amburadul seperti sebelumnya, terutama di bidang politik praktis. Siapapun pemimpinnya
 Arsip Polling
 
Liputan
Pemikiran Gus Dur
Pengajian
Artikel
Nuansa Pesantren
Resensi Buku
Tokoh
Jurnal Ciganjur
Sastra
Humor
Budaya
© 2009 Pesentren Ciganjur. All right reserved.Powered by BWI SOLUTION
Best viewed width IE 7 or above in 1280 x 800 monitor resolution